Terbitkan karyamu sekarang juga!

Breaking News

Paperland Tebarkan Virus Perdamaian Lewat Sastra & Musik

suarasurabaya.net - Paperland adalah sebuah band yang awalnya terbentuk dari komunitas Paper pada tahun 2007, di Kota Surabaya, namun baru merilis album pada tahun 2013, tahun-tahun sebelumnya Paperland hanya membuat single dan musikalisasi puisi.

Arti kata Paperland adalah Negeri Paper, bisa juga diartikan musik pemersatu para Paper. Sedangkan Paper yang dimaksud adalah singkatan dari Penjaga Perdamaian.

“Tujuan awal terbentuknya Paperland adalah untuk mensosialisasikan komunitas Paper lewat musik agar lebih cepat menyebar ke telinga generasi muda, karena musik adalah bahasa universal yang lebih mudah diterima semua kalangan,” kata Filesky vocalis paperland.

Dengan adanya komunitas paper diharapkan bisa meredam tindak anarkis yang dewasa ini sering kali terjadi, seperti tawuran antar pelajar, antar mahasiswa, antar pemuda. “Dan it keprihatinan tersendiri bagi kami,” lanjut Filesky.

Ketiga personil Paperland, Filesky (Vocal + Violin), Faiz (Gitar), dan Awan (Drum), mebgakui bahwa komposisi-komposisi yang merka mainkan memilih genre alternative, berharap lebih mudah menyampaikan pesan-pesan positif mereka.

Dari sekitar 10 komposisi dalam album perdana Paperland, adalah rangkuman cerita dan kisah yang dialami para paper yan gkemudian dikemas menjadi satu album: Rahasia Langit, dan diproduksi Toga Mas Production.

Yang unik, CD Rahasia Langit garapan Paperland, pendistribusiannya bekerjasama dengan Togamas Toko Buku Diskon, sebagai bonus dalam pembelian buku di seluruh Togamas yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“Karena sesuai tujuan dibentuknya Paperland yang ingin mengangkat kegiatan bersastra melalui musik, menebarkan perdamaian melalui sastra, meredam tindak anarkis di kalangan generasi muda melalui keindahan puisi, kami bekerjasama dengan Togamas,” pungkas Filesky saat berbincang dengan suarasurabaya.net, Jumat (1/3/2013).(tok)

Foto: Istimewa.