Paperland, Berkumpulnya Para Penjaga Perdamaian

Surabaya - Satu lagi grup band lahir dari Kota Pahlawan. Mereka adalah Paperland, yang awalnya terbentuk dari komunitas Paper pada tahun 2007. Di tahun ini Paperland resmi meluncurkan album, setelah pada tahun-tahun sebelumnya paperland hanya membuat single dan musikalisasi puisi.
Menurut sang vokalis, Filesky, arti kata Paperland adalah “Negeri Paper”, bisa juga diartikan musik pemersatu para Paper.
"Sedangkan Paper yang dimaksud adalah singkatan dari Penjaga Perdamaian. Tujuan awal terbentuknya Paperland adalah untuk mensosialisasikan komunitas Paper lewat musik agar lebih cepat menyebar ke telinga generasi muda, karena musik adalah bahasa universal yang lebih mudah diterima semua kalangan sehingga diharapkan dapat menarik minat para generasi muda untuk membentuk komunitas Paper di daerahnya masing-masing," terang Filesky, saat peluncuran album perdana Paperland, belum lama ini.
Dengan adanya komunitas paper, lanjut Filesky, diharapkan bisa meredam tindak anarkis yang dewasa ini sering kali terjadi, seperti tawuran antar pelajar, antar mahasiswa, antar pemuda.
Lebih lanjut Filesky menuturkan, tidak sulit untuk menjadi anggota komunitas paper, asalkan cinta perdamaian dan mau membuat kegiatan positif untuk sekitarnya sudah bisa bergabung di komunitas paper.
Anggota komunitas paper mempunyai latar belakang, hobby dan kreatifitas yang beragam, generasi muda yang anti anarkis, anti narkoba, peduli akan sekitarnya, mencintai alam, dan terus bergerak mengasah diri untuk menjadi manusia seutuhnya dengan mengadakan kegiatan positif untuk menolong sesama.
Para Paper cinta damai dan tidak membeda-bedakan suku, agama, dan warna kulit manapun. Para paper sering kali mengadakan kegiatan social dengan konsep "Beramal Tanpa Uang".
Yang tercatat sampai saat ini anggota para paper kebanyakan adalah para penulis muda mulai dari penulis cerpen, puisi, hingga novel. Walaupun sebenarnya komunitas paper bukanlah komunitasnya para penulis saja.
Komunitas paper terbuka untuk generasi muda dari semua kalangan dengan minat atau hobby yang beragam.
Karena saat ini anggota komunitas paper anggotanya kebanyakan berlatar belakang penulis maka kegiatan yang sering kali dilakukan para paper seperti mengajarkan menulis cerita dan puisi pada anak-anak panti asuhan, mengajarkan membuat karya origami dan kerajinan tangan kepada anak-anak jalanan, membuat bakti sosial di lingkungan sekitar, dan saling berkunjung antar kota sesama paper yang tersebar di berbagai kota di Indonesia untuk berbagi pengalaman.
Keberadaan para paper yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, terpisah jarak dan waktu, daratan dan lautan menjadikan munculnya sebuah ide untuk membuat sesuatu yang bisa menyatukan emosi dan semangat para paper, yaitu dengan “musik”. Sebuah musik yang terinspirasi dari pengendapan kegelisahan dan pemikiran para paper.
Filesky sebagai penggagas awal komunitas ini berinisiatif untuk membuat lagu yang terispirasi dari para paper, dalam proses penggarapannya, lagu-lagu di dalam album perdana Paperland dikerjakan oleh ketiga personilnya yakni Filesky (vocal + violin), Faiz (gitar), dan Awan (drum).
Dari proses penggarapan itu, terciptalah kumpulan lagu yang merangkum semua tentang kisah para Paper dalam satu album yang diberi nama Rahasia Langit. Grup band Paperland bergenre alternatif.
"Harapannya ke depan adalah Paperland bisa meramaikan ranah musik tanah air dan semakin mengispirasi para paper di seluruh Indonesia untuk menebarkan syndrome perdamaian," simpul Filesky.

Oleh: Masruroh


No comments:

Post a Comment

Powered by Calendar Labs

Pages